Jangan Panggil Saya GURU

"Jangan panggil saya guru !!!", Kata-kata itu menurut saya adalah kata yang paling cocok untuk mengatakan kegundahan hati saya selama ini.

Sepengetahuan saya, seorang guru adalah sosok yang begitu harus di hormati dan tindak tanduk nya layak di jadikan contoh dan tauladan bagi muri-muridnya.

Dalam kata-kata jawa kata guru bisa di artikan, GURU [di gugu dan dan ditiru] atau kalau boleh diterjemahkan lebih dalam bahwa seorang guru harus mempunyai wibawa yang luhur, serta semua perilakunya dapat menjadi contoh yang sangat baik bagi murid-muridnya.
Guru juga di tugaskan untuk bisa menyampaikan ilmu yang di milikinya kepada anak didik. Sehingga muridnya bisa menjadi lebih pandai atau lebih mengerti dari sebelumnya.

Hem... Ketika saya meraba diri sendiri, sangat jauh dari apa yang ada dalam pengertian guru diatas. Hanya maaf yang bisa terucap dari mulut saya. Saya adalah manusia yang masih sangat jauh dari sempurna.

Ketika melihat murid-murid disiplin, masuk sekolah tepat waktu, tertib masuk kelas. Di tambah lagi saat pagi hari,seorang guru di sambut oleh murid dengan keadaan rapi berbaris di kelas, dengan kompak mengucapkan  "selamat pagi pak...."

Sungguh pemandangan seperti ini, secara tidak langsung memberikan pelajaran peting akan ketertiban, kedisiplinan bagi saya. yang lebih penting lagi, saya belajar bagaimana menjadi seorang yang di anggap guru.

Di dalam hati, sesungguhnya saya iri melihat kalian bisa melakukan semua peraturan yang ada dengan ikhlas. Keiklasan kalian benar-benar murni  terpancar dari senyuman kalian semua.

Salam hangat dari saya.......
Terimakasih pembelajaran yang telah kalian berikan kepada saya. Semua akan tertanam dalam otak saya sampai kapan pun.



----------------------------------------
hery
Ilmu untuk dipelajari, dibagi, dan diamalkan

Related Posts

6 komentar

  1. Memangnya jadi guru di mana mas?

    BalasHapus
  2. yang namanya jadi guru semua sikap kita diawasi oleh masyarakat, apalgi seorang guru yang tinggal dipedesaan,, makanya ungkapan ( di gugu dan ditiru ) bener adanya,,

    BalasHapus
  3. sip...setuju,....

    BalasHapus
  4. Klw menurut q... Istilah guru "digugu dan ditiru" sudah tidak cocok lagi dengan perkembangan jaman dewasa ini. Seorang guru, harus siap menerima kritikan dari murid2nya,. Kalau guru dalam melakukan tindakan salah, ya murid2nya jangan meniru dong dan jangan pula mengugu sang guru... Intinya jadi guru, jadilah guru yang benar...
    Hehhehe...itu menurt aku loh... Just want to share....^__*

    BalasHapus
  5. Njenengan ki guru to ? Sama berarti...hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter